oleh

M. Ridwan Kamil, ST. MUD: Jl. Naripan Bekas Gedung Kantor DLH Provinsi, Bulan Depan Jadi Kantor Satgas Citarum Harum

Bandung , Prabunews.com– Program Citarum Harum yang telah genap 1 (satu) Tahun, sejak bulan Januari 2018 hingga saat ini Januari 2019 yang dibekali Perpres No.15 Tahun 2018 sebagai landasan pelaksanaan kinerja para Satgas Citarum yang di Komandani oleh Gubernur Jawa Barat.

Pangdam III/Siliwangi (Mayjen. TNI. Tri Soewandono) adakan Evaluasi Program Citarum Harum sebagai tolak ukur pelaksanaan program lebih tepatnya lagi hasil kinerja para Satgas Citarum khusus penegak ekosistem dan umumnya semua yang terlibat pada susunan satgas Citarum Harum termasuk Penegak Hukum sebagai Wakil Komandan (Wadan) Satgas 2 Citarum Harum, bertempat di Gedung Graha Manggala Siliwangi, Selasa (15/01/19).

Kegiatan ini dihadiri oleh, Pangdam III/Slw., Kapolda Jabar, Gubernur Jabar, Walikota Bandung, Bupati Kab. Bandung, Tokoh Masyarakat, LSM, Komunitas Pecinta Alam dan Lingkungan, Para Dansektor Citarum Harum, Pejabat Pemerintahan, Media dan Awak Media serta para unsur terkait yang berhubungan dengan Program Citarum Harum.

Diawal acara setelah pembukaan, Prof. Dr. Dini Dewi Herniati (Presiden Asosiasi Profesor Doktor Hukum Indonesia) dalam sambutannya bahwa Sungai Citarum pasca pergerakan Pasukan TNI sebagai Wadan Satgas Ekologi perlu pendukungan kuat dari para pihak sehingga tercipta Regulasi Pendukungan Percepatan Program Citarum Harum.

Kapolda Jabar (Irjen. Pol. Agung Budi. M) dalam sambutannya menyampaikan, “Sebagai Gakkum dalam menindak kasus pelanggaran terhadap pembuang limbah bagi pelaku industri ditangani dengan undang-undang khusus, beda dengan penanganan pada tindak pidana umum, dengan penyidikan yang khusus pula, penanganan ini bekerjasama dengan Kejaksaan Tinggi dan Dinas Lingkungan Hidup sebagai peneliti limbah B3 atau Penyidik Sipil” Ucapnya.

M. Ridwan Kamil, ST. MUD., (Gubernur Jabar) sebagai Dansatgas Citarum Harum, dalam sambutannya menyampaikan “Apresiasi dari Pemprov. Jabar terhadap aktifis dan masyarakat peduli lingkungan yang peduli pada Program Citarum Harum” Tegasnya

“Bentuk kinerja Dansatgas mulai saat ini semua satgas citarum diposisikan kantor khusus yaitu di Jl. Naripan Bekas Gedung Kantor DLH Provinsi, bagi semua unsur termasuk masyarakat dan stikholder yang peduli terhadap Citarum dalam bentuk apapun bisa berkoordinasi dibahas di Gedung ini, khusus para ulama yang  diwilayah kisaran citarum diharap berdakwah mengenai materi yang berhubungan dengan Kebersihan Sungai Citarum” Pungkasnya.

Pangdam III/Slw. (Mayjen. TNI. Tri Soewandono) mengutarakan dalam detailnya sungai citarum sejak awal hingga kini dalam perkembangan setelah adanya Program Citarum Harum beranjak pada bersihnya sungai sesuai dengan harapan, hingga bisa dipakai sesuai dengan kebutuhan terutama untuk kebutuhan irigasi pertanian sebesar 80% dari pungsinya air.

Pangdam sangat mengapresiasi pada pemposisian kantor (posko) Satgas Citarum Harum  sebagai pusat monitoring, diskusi, penyusunan program maupun evaluasi program dan sebagainya ini sebagai bentuk kesinergian antara Pemerintah Prov. Jabar supaya satgas lebih fokus lagi. (**)

Komentar

News Feed