oleh

Ketua DPP LSM PRABU Irvan Cahfi Berpendapat, Mengenai Gedung Bandung Creative Hub (BCH)

-LIPSUS, PRABU-269 views

BANDUNG PRABUNEWS.COM  – 19-01-2019 Maraknya pemberitaan di berbagai media terkait dugaan pungli yang dilakukan oleh oknum PNS dalam hal pemanfaatan gedung mewah berlantai lima Bandung  Creative Hub (BCH), Jalan Laswi, Kota Bandung , menimbulkan tanggapan berbeda dari berbagai element baik perorangan maupun lembaga.

Sesuai  Undang –Undang  Republik Indonesia  Nomor  9 Tahun  1998  Tentang  Kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum , Ketua  DPP LSM PRABU  dan atas nama warga kota Bandung Irvan Cahfi berpendapat, mengenai gedung Bandung Creative Hub (BCH)  jangan lagi menjadi polemik  Biarkan gedung BCH yang dibiayai oleh APBD pemerintah  Kota Bandung, yang dikelola  melalui dinas Terkait  secara professional  “ Dengan diterbitkannya Perwal 199/2018 tentang Perubahan Atas Perwal 160/2017  tentang Pembentukan, Kedudukan, Tugas Pokok dan Fungsi, Susunan Organisasi Serta Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Pada Dinas dan Badan di Lingkungan Pemerintah Kota Bandung, telah  informasikan bahwa mulai awal tahun 2019  UPT BCH dilebur dengan UPT Padepokan Seni Mayang Sunda (salah satu UPT Disbudpar lainnya) menjadi UPT Padepokan Seni, Kreativitas dan Kebudayaan (UPT PSKK). Saat ini, UPT PSKK sedang menyiapkan hal teknis pengelolaan kedua gedung tersebut termasuk pemberdayaan SDM pengelola agar lebih professional dan berintegritas “ Tandas Irvan

  Lebih Lanjut   irvan mengatakan kepada media  “ terkait pungli mungkin masyarakat sudah  bisa menyimpulkan bahwa  di salah satu media online Wakil wali kota bandung  Yana Mulyana  telah mengatakan berdasarkan informasi anak-anak yang suka menggunakan BCH, tidak ada pungli sama sekali. Tidak ada pungutan, tidak ada tarif yang dikenakan. saat berkunjung ke BCH, Jalan Laswi, Kota Bandung, Jumat (18/1/2019).” Lanjut Irvan

Mengakhiri perbincangan nya dengan media Ketua DPP LSM PRABU ini sepakat Dengan stadmen wakil wali kota yana Mulyana adukan saja.jika ada praktik pungli ,kan ada aplikasi Lapor ! Dan punten ya jangan fitnah, sampaikan dengan bukti-buktinya,” pungkasnya

Komentar

News Feed