oleh

Ketua Harian Satgas Citarum Mayjen Purn TNI Dedi Kusnadi Thamim Pantau Hasil Kinerja Sektor 6

Bojongsoang,Bandung,Prabunews.com – Ketua harian Citarum Purn Mayjen TNI Dedi Kusnadi Thamim berkunjung ke wilayah Bojongsoang sektor 6 di sambut langsung oleh Dansektor VI Kol Inf Yudi Zanibar. Dalam kunjungannya Dedi memantau hasil kinerja satgas sektor VI ( 1/06/2019) Sabtu Siang.

Pada kesempatan ini Dedi ketua harian satgas citarum harum berkeliling memantau hasil kinerja dengan perahu Katamaran, Giat kunjungan tersebut bertujuan agar bisa melihat langsung jelas dan transparan dalam kinerja satgas citarum tahap II. Selain mendampingi Mayjen purnawirawan Dedi Kusnandi Thamim, secara langsung Dansektor VI Kolonel Inf Yudi Zanibar menunjukan sebagian lokasi mana saja yang menjadi prioritas target nyata kerja dan pengawasannya, baik pengerukan sedimen, penataannya sampai dengan tungku pembakaran sampah, yang selalu menjadi polemik classic di masyarakat, yang sudah benar – benar terbangun tingkat kesadarannya.

Menurut Dedi Selama dirinya menjabat ketua harian, dari bulan febuari masuk ke sini ( sektor 6 ) sudah banyak perubahan, saat itu kondisi musim hujan dari sisi utara dengan sisi selatan penuh air, hanya terlihat tanggul saja, saat ini kondisi kemarau terlihat jelas, dan banyak perubahannya yang bisa di lihat, dari saat terakhir terlihat, memang Dansektor VI sudah melaporkan akan membuat suatu pengungsian saat banjir tiba, yang di harapkan oleh warga, tidak perlu jauh dari tempat tinggalnya untuk mengungsi, bahkan sampai ke jalan ” ungkap Dedi

Lebih lanjut Dedi Menuturkan ” Memang saya lihat ini tidak begitu cukup menampung semua, tapi ini salah satu upaya mengurangi beban masyarakat bila terjadi banjir kembali, saya sudah sarankan pada Dansektor VI tanggul ini di buat seperti permanen, bila tidak banjir bisa di pakai untuk fasilitas umum, anak – anak bisa bermain, bila perlu bisa di pakai acara, bahkan warga yang hajatan bisa pakai, ruang untuk umum, kemudian bila hujan sudah siap di tata dengan tenda, bila perlu ada MCK nya dan sarana ibadah ” tuturnya

“Ini tugas Dansektor, saya sudah sarankan untuk laporkan pada
Kementrian PUPR, sehingga ini sudah di tangani, karena ini sudah siap untuk di kerjakan, tidak banjir, bila banjir susah untuk di kerjakan, saya berharap banyak warga masyarakat lain juga untuk berpartisipasi dan terpanggil, memang ada orang – orang yang saya lihat terpanggil, bersama dengan satgas citarum bersama dalam kepeduliannya, bukan saat banjir saja, saat keringpun peduli bersama ” imbuh Dedi

Dedi juga berkomentar tentang tungku pembakaran sampah yang ada di wilayah Sektor 6 ” Membakar sampah juga bukan solusi terbaik, tapi bila tidak di bakar akan menimbulkan sampah menumpuk dan bau, walaupun sampah dibakar ini menimbulkan polusi, karena kurangnya kelengkapan sarana dan prasarana dari dinas terkait, yang tidak terjangkau, dan sepakat bersama untuk di bakar, dengan kesasadaran bersama, itu merupakan upaya Dansektor juga. Namun ke depannya Dinas Lingkungan Hidup, dalam hal ini di dalamnya satgas citarum akan segera di benahi.”

“Saya juga ada informasi bahwa akan segera pengadaan pengolaan sampah di masing – masing sektor, namun masih dalam keterbatasan. Ini juga upaya yang sudah di lakukan dansektor di lingkungan untuk membantu warga, sesuai dengan 8 Wajib TNI yang ke 8 (membantu kesulitan warga masyarakat yang ada di sekitarnya) itu sudah di wujudkan oleh TNI. Kedepan warga disiplin bisa memilah, mana sampah organik dan non organik, sehingga memudahkan petugasnya, mungkin dua bulan ke depan sudah di mulai, Insha Allah 2020 sudah siap, karena anggaran memang untuk itu.

“saya terkesan sekali saat lihat segitiga perbatasan Baleendah, Dayeuhkolot dan Bojongsoang, muara kali mati dan sungai cikapundung, semoga ke depan banjir berkurang dan cepat surut, karena akan di pasang pintu air ” tutup dedi. (way)

Komentar

News Feed