oleh

SOSIALISASI TENTANG PERCEPATAN PENGENDALIAN PENCEMARAN DAN KERUSAKAN DAERAH SUNGAI CITARUM SEKTOR 2

Kab.Bandung, prabunews.com – 20/06/19 Desa Resmitinggal Kecamatan Kertasari Kol.Inf Muloyono HS saat di wawancara langsung prabunews.com memaparkan bahwa dirinya dalam sosialisasi langsung menyampaikan kepada semua masyarakat saya selaku Dasektor 2 Citarum Harum yang membawahi 6 desa sesuai dengan tugas dan tanggung jawab sebagai Dansektor untuk mengembalikan hamparan citarum harum yang mulai dari Sukapura dan pangauban. perlu kami sampaikan kepada masyarakat bahwa program ini adalah program 1 Tahun yang lalu sesuai keputusan Presiden Republik Indonesia.

Beliau sebagai selaku Presiden ingin negara Republik Indonesia ini kuat, kalo kuat berarti harus di perbaiki termasuk di dalam nya adalah citarum harum. Mudah mudahan Citarum ini yang telah di katakan sungai yang terkotor di dunia nomer 5 bayangkan saja sungai terkotor di dunia ini bukan di indonesia terkotor dunia. Sampai PBB dan wartawan luar negri pun meninjau, Ternyata sekarang sudah berubah dan tidak ada lagi sampah kalau banjir. Karena kalau banjir penyebab nya banyak karna sungai nya kurang dalam sedimentasi kurang bagus tapi semua sudah di perbaiki.mudah2an kedepan sungai citarum menjadi kebangganan negara republik indonesia.” paparnya

Lebih lanjut Kol.Inf.Muloyon Hs.menyampaikan kepada masyarakat dirinya akan melaksanakan kegiatan sosialisasi langsung ke desa desa dan ke perumahan bersama masyarakat dan anggota satgas citarum harum wilayah sektor 2 juga akan melakukan himbauan dengan cara pemasangan Banner di titik rawan agar masyarakat tidak membuang sampah ke aliran DAS sungai citarum dan kegiatan Reforestasi lahan seluas 121,5 Ha. penghijauan di lahan kritis yang sudah beralih fungsi di wilayah sektor 2.” lanjutnya

Kegiatan ini hadiri oleh kepala Desa resmitingal dan Semua kader kader Posyandu,semua LKK.dan tokoh masyarakat. Sementara itu pada kesempatan ini Danramil kertasari Kapten Inf Erwin memaparkan suatu kebanggaan dengan program citarum ini untuk masyarakat di ingatkan lagi harus meperhatikan yang tidak di ketahu penebangan pohon ataupun kotoran pertenakan secara tidak lansung buang limbah ke sungai secara tidak lansung mengalibatkan merusak sungai maupun kehutanan alam yang ada di willayah sektor 2,merupakan hal hal penyebab sungai terkotor.

Masih kata Danramil Kertasari Kapten Inf Erwin , mengajak masyarakat untuk di ingatkan lagi dapat di artikan sebagai suatu keyakinan mengenai pentingnya melakukan kegiatan secara bersama sama dan bersipat sukarela agar kegiatan yang dikerjakan dapat berjalan dengan cepat efektif dan efisien.

(Asep.A)

Komentar

News Feed