oleh

KREATIFITAS MENGASYIKAN MELALUI GAWAI PESERTA DIDIK SMPN 20 BANDUNG

Bandung, Prabunews.com – Kualitas  kehidupan sebuah bangsa tidak terlepas dari faktor kualitas pendidikan.Peran serta regulasi pendidikan dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang cerdas, damai, terbuka dan demokratis sangatlah penting.Pemetaan mekanisme regulasi sistem pendidikan saat ini tidak hanya memberikan bobot yang besar terhadap kecakapan pengetahuan peserta didik, namun porsi pembentukan sikap, prilaku dan kepribadian peserta didik-pun mendapatkan tempat yang sangat besar.
Secara ideal pendidikan saat ini tidak hanya menjadi ruang bagi lahirnya peserta didik yang memiliki IQ yang mumpuni tetapi juga memiliki Kecakapan Emosi ( EQ ), Kecakapan Sosial ( SQ ), Kecakapan Spiritual ( SQ ) juga memiliki keluhuran Kecakapan Ekologi ( EQ ) yang baik.
Pola pendidikan-pun sudah sangat bergeser, dahulu pola pendidikan berpusat pada guru, namun sekarang mekanisme pendidikan berpusat pada siswa.Adapun ciri pendidikan abad 21 adalah 4 C ( berpikir Kritis, Membangun nilai-nilai kolaborasi, Berpikir kritis, dan Kecakapan komunikasi ).

Sebagai ujung tombak dalam pembelajaran, guru dituntut untuk menciptakan suasana belajar semenarik mungkin.Hal itulah yang coba dikembangkan oleh peserta Pendidikan Profesi Guru ( PPG ) dalam jabatan 2019 dari Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Pasundan Bandung.Sebagai sebuah tuntutan agar pembelajaran dapat bersinergis dengan dunia keninian, maka terobosan pembelajaran disesuaikan dengan tuntutan zaman terutama yang berhubungan dengan dunia digital.Salah satu bentuk pembelajaran yang dilaksanakan oleh para peserta PPG, tepatnya yang sedang melaksanakan Praktek Pengalaman Lapangan ( PPL ) di SMP Negeri 20 Bandung adalah memanfaatkan Handphone ( gawai ) sebagai media untuk membuat tugas berupa pembuatan poster.

Aplikasi yang tersedia di alat komunikasi serba lengkap tersebut menjadi pilihan bagi peserta didik untuk mengerjakan pembuatan tugas tersebut.Seperti yang dilakukan oleh peserta didik kelas VIII F, mereka dengan gembira mengerjakan tugas tersebut dengan aplikasi yang tersedia dihandphonenya.Ada yang menggunakan aplikasi Poster Maker, Pelakat Creator, Templat Poster, Canva dan jenis aplikasi lainnya.

Seperti yang disampaikan oleh Salwa, bahwa membuat poster dengan menggunakan aplikasi yang berbasis IT membuat dirinya lebih senang dan lebih mudah berkreasi. “ selain lebih mudah dan lebih cepat, membuat tugas poster dengan aplikasi ternyata lebih menyenangkan dan kalau salah ga bingung menghapus apalagi harus ribet-ribetan menggantinya kembali ! “ ujar Salwa sambil memperlihatkan tugasnya. Dengan Bimbingan guru pamong Ibu Mulyanah, S.Pd serta Dosen Pembimbing Dra. Any Budiarty, M.Hum para peserta PPL merasa sangat termotivasi untuk terus berinovasi dalam menciptakan pembelajaran yang up to date.Dan hal itu sangat tergambar jelas pada peserta PPL.Ibu Solihah sebagai salah satu peserta PPL mengatakan bahwa keberadaan PPG ini melalui tahapan yang telah diatur dari pembelajaran daring, work shop secara jelas telah memberikan bekal yang nyata dalam pelaksanaan PPL ini sehingga pilihan penugasan yang diberikan pada siswa, saya pilih sesuai tuntutan era digital.“ Saya berharap semoga apapun yang telah diterima melalui mekanisme PPG ini menjadi bekal manakala saya kembali ke ruang-ruang pembelajaran dengan peserta didik di sekolah asal ! “ sahut Dede Cahya, seorang peserta PPG lainnya yang berasal dari Sekolah di wilayah Tasikmalaya.

Terakhir semoga semua upaya pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas dan kafasitas tenaga pendidik menjadi muara lahirnya bangssa yang maju dan mandiri

Komentar

News Feed