oleh

SATGAS CITARUM HARUM SEKTOR 22, SUB SEKTOR 06 MENINGKATKAN KUALITAS PROGRAM MELALUI KONSEP PENTAHELIX

Bandung, Prabunews.com– Penanganan Sungai Citarum yang selama ini dikemas melalui program Citarum Harum secara perlahan memberikan hasil yang nyata.Hal itu bisa diapresiasi dari keberadaan kondisi fisik Sungai terpanjang di Jawa barat tersebut.Semua keberhasilan program itu tidak terlepas dari konsistensi para petugas yang terlibat termasuk siapapun mereka yang bersasal dari berbagai sektor, baik dari Satgas Citarum Harum / TNI, Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ) Jabar serta DLH Kota-Kabupaten, Dinas Pekerjaan Umum ( DPU ), PD Kebersihan dan SKPD tingkat Kecamatan, kelurahan, RW dan RT.Tidak terlepas juga para Relawan Lingkungan yang secara ikhlas bahu membahu dalam mensukseskan program itu.

Salah satu Satgas Citarum Harum yang secara rutin melaksanakan tugasnya untuk memantau dan melakukan gerakan perawatan secara masif terutama di daerah aliran Sungai Citopeng dan Cikendal Bandung Kulon adalah Satgas Sektor 22, tepatnya Satgas Sub Sektor 06.Hal itu dinyatakan dengan bukti pengamatan langsung di lapangan, para petugas yang tergabung dalam Satgas Sub sektor 06, dengan rutinitas pelaksanaan tugas dapat dilihat bahwa secara perlahan Sungai Cikendal dapat dikondisikan sebaik mungkin tentunya secara secara periodic.
Pelaksanaan Tugas itu sendiri biasa dilaksanakan setiap hari yang telah ditentukan.Seperti yang terlihat pada hari Senin (30/10), para petugas yang tergabung di satgas tersebut secara sigap melaksanakan pembersihan di bantaran sungai, di aliran dasar sungai dan dilanjutkan dengan menanam area pinggiran sungai tersebut.” Ini merupakan tugas rutin yang kami laksanakan dalam rangka mempercepat realisasi Program Citarum Harum menuju keberadaan sungai yang bersih dari limbah cair dan limbah sampah ! “, Ujar dan Sub Sektor 06, Bapak Pelda Mulyanto.

Kami berharap semua upaya yang kami lakukan beserta pihak terkait dapat dibantu juga oleh peran serta masyarakat terutama untuk tidak membuang sampah ke sungai, Lanjut Mulyanto.Hal itu dinyatakan pula oleh Bapak Ido, salah seorang anggota satgas bahwa kenyataannya di sungai ini masih banyak ditemukan sampah rumah tangga yang terbawa arus sungai, namun tentunya tidak sebanyak dulu.


Dalam rangka mempercepat keberhasilan program yang dicanangkan bapak Presiden melalui Kepres-nya, maka segala upaya kami lakukan baik sosialisasi dan edukasi terhadap mesyarakat umum maupun masyarakat pendidikan, seperti yang pernah dilaksanakan belum lama ini di SMPN 55 Kota Bandung.

Dan Sub Sektor 06, Bapak Mulyanto berharap agar kerjasama dan kerja kolaborasi yang selama ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan Sungai citarum sesuai diharapkan oleh masyarakat banyak dapat secara konsisten terus dilakukan mengingat bahwa perubahan budaya baik itu tidak dapat hadir secara instant, namun perlu waktu dan tentunya kesabaran.
Kita meyakini bahwa apabila yang bergerak hanya satu pihak dalam mensukseskan sebuah progam, sepertinya tujuan itu akan sangat lama bahkan sulit tercapai.Maka dari itu konsep Pentahelix-lah yang menjadi kunci keberhasilan dari program apapun termasuk program Citarum harum.Dimana keterlibatan lima unsur Pentahelix baik itu Pemerintah, Masyarakat/Komunitas, Akademisi, Pengusaha dan tentunya Media menjadi sebuah energi yang bergerak secara sinergis tentunya program itupun akan dengan mudah mencapai titik tujuan yang diharapkan, ujar Mulyanto

Semoga semua gerak dan langkah nyata para pengabdi keseimbangan alam ini menjadi bagian dari usaha mulia untuk menghadirkan sungai yang bermartabat.
Selamat HUT TNI Ke 74 ! ( Kang Amat )

Komentar

News Feed