oleh

Mahalnya Budaya Mencintai Sungai

Bandung, Prabunews.com -Akhir-akhir ini permasalahan sampah menjadi sesuatu yang sepertinya tidak pernah terlewatkan dari isu yang ada di Kota Bandung. Salah satu, bentuk laporan kebiasaan kurang baik dari masyarakat dalam mengelola sampahnya terlihat dari laporan yang hadir di media sosial.

Kebiasaan membuang sembarangan berindikasi terhadap hadirnya ketidaknyamanan. Salah satu, ketidaknyamanan itu manakala masyarakat membuang sampah ke sungai, seperti yang terlihat dari kegiatan pembersihan drainase oleh petugas dari Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung ( 4/11 ).


Berbagai jenis sampah diangkat dari sebuah saluran/drainase di sekitaran jalan Pasirkoja, yang menyumbat dan mengakibatkan genangan air sampai menimbulkan banjir yang menganggu kenyamanan warga itu sendiri. Berbagai usaha sosialisasi edukasi dilakukan oleh SKPD terkait dengan memberdayakan para inspirator sampai oleh pihak relawan.

Namun, pada kenyataannya kebiasaan dan budaya positip pengolaan sampah masih jauh dari harapan. Sejatinya program yang digulirkan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung yang dikemas dalam program kang Pisman yang sudah berjalan beberapa bulan dapat memberikan perubahan budaya terhadap pengelolaan sampah tersebut.

Di tempat terpisah, Kamalia Purbani, Kadis DLH Kota Bandung, mengatakan bahwa petugasnya senantiasa tidak pernah lelah untuk mengedukasi dan mensosialisasikan bahkan turut berpartisipasi dalam aksi penangganan sampah sebagai wujud dalam memberikan contoh yang terbaik bagi masyarakat.

Sungai itu sumber kehidupan bukan tempat pembuangan tempat sampah raksasa. Semoga masyarakat menyadari hal itu, bahwa saat membuang sampah ke sungai berarti secara tidak langsung kita memcemari sumber kehidupan itu sendiri, lanjut Kamalia.

Jadilah pahlawan kekinian dengan tidak membuang sampah sembarangan dan mencintai sungai laksana mencintai ibu sendiri.

(Kang Amat)

Komentar

News Feed