oleh

SELAMATKAN PRODUKSI BAHAN PANGAN DARI POLUSI AIR.

Bandung, Prabunews.com.-Keberadaan sungai tidak pernah terlepas dari keterkaitan dengan aktifitas masyarakat.Seperti kita telah maklumi bersama bahwa sungai merupakan bagian yang sangat memberikan kontribusi bagi hadirnya berbagai macam regulasi ekonomi, baik itu kegiatan bertani, beternak ikan, berkebun dan industrial lainnya.

Sehingga sudah selayaknya sungai dikelola dengan baik, dijaga kebersihan dan kualitas airnya.

Namun hal baik tentang hadirnya sungai itu terasa jauh dari kenyataan, manakala kita menyaksikan air dari sebuah anak sungai yang berada di daerah Kampung Cikuya, Desa Lagadar Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung Hitamnya air sungai sepertinya memberikan pesan tentang sakitnya sungai itu.Satu hal yang membuat prihatin adalah hitamnya air sungai tersebut mengaliri ruang-ruang kegiatan ekonomi warga yang berkebun ataupun kegiatan lainnya bahkan menjadi air resapan sumur warga.


Bisa kita bayangkan, manakala air sungai itu merupakan air buangan industri dan memiliki kandungan polutan walaupun sedikit, sementara air itu mengairi area pertanian atau peternakan dikhawatirkan air yang terkontaminasi limbah itu menjadi bagian yang meracuni salah satu jenis makanan yang akan dikonsumsi publik.
Berdasarkan informasi yang disampaikan salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya, bahwa air sungai itu akan menjadi cukup bening manakala sore hari.

Sampai tulisan ini dibuat, penulis masih belum bisa berkomunikasi dengan Bidang Penguatan Lingkungan dan Laboratorium DLH mengenai hitamnya air sungai tersebut.

Kita sangat berharap tentunya agar adanya pengawasan dan uji kualitas air dari setiap sungai yang ada, termasuk air sungai di daerah Cikuya tersebut karena kualitas air itu sekali lagi sangat berkaitan dengan produksi jenis bahan makanan yang kelak dikonsumsi masyarakat.


Sangat tidak sebanding kerugian atas pencemaran air sungai dimanapun dengan mahalnya harga kesehatan masyarakat.

( Kang Amat )

Komentar

News Feed