oleh

Baru Sekali Menang di Kandang, Persela Selalu Menyulitkan Persib

BANDUNG, PRABUNEWS.COM– Dari dua kali bermain di kandang sejak musim liga musim 2017, Persib baru sekali mengalahkan Laskar Jaka Tingkir yakni pada 16 Juli 2018 dengan skor , 1-0. Sementara pada 12 Juli 2017, Persib hanya mampu bermain imbang, 1-1.

Pada pertemuan pertama di musim Liga 1/2019, Persib bermain imbang, 2-2 saat bertandang ke Stadion Surajaya Lamongan pada 8 Agustus 2019. Sisa lebih banyak bermain imbang.

Maka jelas, Persela Lamongan bukan tim yang mudah dikalahkan. Bahkan, tim asuhan Nil Maizar ini kerap menyulitkan Tim Maung Bandung. Artinya, Persib harus bersusah payah untuk mematahkannya.

Tidak terkecuali pada pertemun di Stadion si Jalak Harupat, Soreang Kab. Bandung, Selasa (3/12/2019). Jika Persib tak siap secara fisik dan mental, bisa jadi petaka.

Karena itu, satu-satunya yang sedang digenjot pelatih kepala, Robert Rene Aberts adalah mental bertanding Supardi dan kawan-kawan. Maklum, Persi baru saja dikalahkan Bali United secara dramatis.

“Karena itu, saya fokuskan untuk membangkitkan mental tim, saya ingin semua pemain melupakan kejadian yang sudah berlalu. Sekarang, saatnya melihat ke depan, karena pertandingan melawan Persela juga sama penting,” ujar Robert.

Melakoni pekan ke-30 itu, selain akan kehilangan Ezechiel N’douasel dan Ahmad Jupriyanto, Tim Maung Bandung juga akan kehilangan gelandang bertahan, Dedi Kusnandar. Pemain binaan UNI Bandung itu, mendapatkan tiga kartu kuning pertamanya dan konsekuensinya absen melawan Persela nanti.

Robert mengaku, tim asuhannya menghadapi situasi yang cukup sulit. Sebab, dalam menghadapi Persela, tiga sektor kehilangan kekuatan dan katajaman. Pertama Ezechiel di lini depan. Lalu Dedi di lini tengah dan Ahmada Jupriyanto di lini belakang.

“Jadi, mau tak mau kami harus melakukan rotasi, satu rotasi untuk menyiapkan pemain pengganti dan satu lagi menghindari akumulasi kartu kuning lagi karena ada beberapa pemain pengganti yang saat ini berpotensi mendapatkannya,” Robert menegaskan.

Menurut Robert, saat ini para pemain pengganti dalam kondisi siap. Namun, ia tetap harus memainkan pemainnya yang betul-betul siap. “Jadi, bukan saja mental yang harus dimiliki pemain pengganti, tetapi secara fisik pun harus yang betul-betul fight, sehari sebelum game, saya akan siapkan pemain itu,” ucap plelatih kelahiran Amsterdam Belanda itu. **

(Arf)

Komentar

News Feed