oleh

Pencak Silat Ditetapkan UNESCO Sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia

Kolombia, Prabunews.com – The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) menetapkan pencak silat sebagai Warisan Budaya Tak Benda pada Sidang ke-14 Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage, yang berlangsung di Bogota, Kolombia. Penetapan tersebut dilakukan pada, Kamis (12/12/2019), oleh Pimpinan Sidang Komite Madam Maria Claudia Lopez Sorzano (Wakil Menteri Kebudayaan dan Rekreasi Colombia).

Wakil Delegasi Tetap RI untuk UNESCO, Prof. Surya Rosa Putra dalam keterangan persnya yang diterima Antara London, Kamis (12/12/2019) menjelaskan, pada sidang tersebut, terdapat 42 nominasi untuk diinskripsi sebagai Warisan Budaya Tak Benda, termasuk tradisi pencak silat dari Indonesia. Tepat pukul 09.59 waktu Bagota, Kolombia (pk.21.59. WIB), pencak silat resmi masuk list warisan budaya dunia tak benda UNESCO.

Penetapan tradisi Pencak Silat sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO, merupakan upaya bersama dari berbagai pemangku kepentingan baik Pemerintah Pusat dan Daerah,maupun berbagai komunitas dan perguruan persilatan di berbagai provinsi di Indonesia. Upaya tersebut terdiri dari pengumpulan dan pengajuan data, menyelenggarakan berbagai workshop, serta penyusunan dan negosiasi dokumen nominasi.


Menurut Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Nadjamuddin Ramly, Indonesia berkomitmen kelestarian pencak silat, diantaranya melalui pendidikan pencak silat yang tidak hanya fokus pada aspek olah raga/bela diri, tapi juga sebagai bagian dari kurikulum seni dan budaya. Promosi pencak silat keberbagai negara akan terus digalakkan. Saat ini terdapat komunitas, perguruan dan festival pencak silat di 52 negara di dunia.

Kolombia, sebagai tuan rumah sidang IHC, menurut hasil pembicaraan antara Menteri Olah Raga, Ernesto Lucena dan Duta Besar RI untuk Kolombia, Priyo Iswanto, akan memberikan fórum eksibisi pada Februari tahun 2020,untuk memperkenalkan pencak silat kepada masyarakat Kolombia.


Ditetapkannya Pencak Silat sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh UNESCO, pada Sidang ke-14 Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage, yang berlangsung di Bogota, Kolombia, maka jumlah WBTB asal Indonesia sudah mencapai 10 Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). Secara keseluruhan Indonesia memiliki sembilan situs warisan budaya dan alam,serta15 cagar biosfer Indonesia. Jumlah tersebut merupakan yang terbesar di antara negara ASEAN lainnya.

Sidang ke-14 Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage, di Bogota, Kolombia itu berlangsung sejak 9 Desember dan akan berakhir tanggal 14 Desember 2019.

(Mz)

Komentar

News Feed