oleh

Literasi Baca melalui Kolecer Bisa jadi Ruang Pengobatan

Bandung, Prabunews.com – Untuk meningkatkan minat baca masyarakat, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perpustakaan Daerah (Dispusipda) Jabar, menggagas kotak Literasi cerdas ( Kolecer ) yang disampaikan oleh Gubernur jabar H.M.  Ridwan Kamil. Literasi bukan hanya sekedar suka baca, tetapi juga benteng pertahanan terhadap perang dimasa depan salah satunya perang informasi, kata Ridwan kamil dalam acara tepat beberapa waktu yang lalu di gedung pakuan Bandung. (13/1/2020)

Urusan Literasi harus kita sampaikan kepada masyarakat dengan sebutan “Gerakan” bukan proyek atau program, agar masyarakat tertarik dan mau terlibat, ujar Ridwan Kamil. Harus dibangkitkan Literasi disemua lini, karena Dunia kini berubah, sudah “Terevolusi Digital” kita harus mampu menyesuaikan, kata Gubernur.

Berdasarkan Data yang di kabupaten Bandung, disampaikan oleh Elis Ratna Suminar, pengelola Kolecer kabupaten Bandung, yang membawa aspirasi, kolecer dijadikan ruang pengobatan berbagai masalah, Emosional dan Mental. Melalui buku yang diberi nama Bibliotheraphy, walaupun secara umum buku sekedar bacaan, tapi ada sisi lain terutama untuk orang dengan gangguan jiwa (ODGI), Skizofrenia, Bilofar serta orang yang memiliki kecemasan tinggi, ujar Elis.

Faedah buku bisa juga dibacakan untuk servis hati sebagai terapi, seperti halnya pada anak anak yang korban KDRT ( kekerasan Dalam Rumah Tangga ), agar anak bisa lupa dengan pengalaman buruk. Saat ini jumlah kunjungan masyarakat ke Kolecer di kabupaten Bandung, disebut oleh Elis, rata rata 1.200 orang perbulan dan 20 % rata rata memiliki masalah dan emosi atas jiwanya, tegas Eli.

(FRD)

Komentar

News Feed