oleh

Kasus Kaum Disabilitas Tunanetra WIYATAGUNA TRAGEDI KEMANUSIAAN

Bandung, Prabunews.com – Membaca keluhan kaum disabilitas Tunanetra, yang kini harus menginap di Trotoar jalan Pajajaran Kota Bandung. Selasa (14/1/2019).

Kepada rekan relawan kemanusiaan dan media salam Perjuangan Kaum Disibilitas yang tertindas, keluhan kesemerawutan Tata Aturan Penyelenggaraan dan Tata Kelola Panti PSBN WIYATAGUNA antara KEMENSOS yang mengeluarkan PERMENSOS NO 18 TAHUN 2018 TENTANG PERGANTIAN FUNGSI PANTI MENJADI BALAI (VOKASI), Ungkap keluhan kaum Disabilitas Tunanetra.

Selama hampir 2 tahun ini telah mengakibatkan tragedi kemanusiaan mulai terakhir Juli 2019 dikembalikannya, anak anak Panti kepada orang tuanya yang belum tentu dari kalangan mampu, sehingga dari 170 orang penghuni Panti saat ini hanya 30-an bertahan itupun mayoritas dari kalangan Disabilitas Netra terpelajar yaitu mahasiswa, Ujarnya.

Karena mereka lebih mengerti hukum sehingga mereka tidak berhenti menyuarakan aspirasi pembelaan kaumnya mulai dari masa Pilpres 2019 sampai terakhir tanggal 14 Januari 2020 tergusur dan menggelandang di Pinggir jalan Pajajaran depan Panti yang merawat mereka selama ini.

(AA)

Komentar

News Feed