oleh

Seluruh Dinas dan Masyarakat harus Berintegritas penanganan Banjir

Bandung, Prabunews.com – Perihal penanganan Banjir di Jawa Barat menjadi Prioritas walau terus menjadi kontroversi yang hangat di masyarakat,  Mayjen TNI ( Purn ) Dedi Kusnadi Thamim selaku Ketua Harian Satgas PPK DAS Citarum bersama Dr . Ir. Prima Mayaningtias Sekertaris DLH Jabar, serta Linda Al Amin S.T. M.T Kadis SDA Jabar, Bambang Hidayah, Kepala Badan Besar Wilayah Sungai Ciliwung dan Cisadane, juga Dedi Hendrawan  Kabid PDAS Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, berkolaborasi memaparkan sebab akibat dan Penanganan  terkait Banjir, Berlangsung di Aula Barat Gedung Sate Bandung.  (16/1/2020)

Saat ini Jawa Barat punya Kapasitas 1800 ton tiap hari terkait sampah, Cimahi 210 ton,  Bandung Barat 140 ton, kabupaten Bandung 200 ton,  sementara penangganan sampah baru 20 % yang bisa ditangani selebihnya 80 % kewenangan Kabupaten dan Kota. Perihal penangganan Citarum adanya di Satgas kata Mayjen TNI ( Purn ) Dedi Kusnadi, kami mengkoordinasikan, mengkomunikasikan, Mengintegrasikan semua dinas yang menanggani Citarum, tegasnya. Dalam penanganan tidak boleh masing masing, semua harus bersatu dan bertanggung jawab, termasuk masyarakat, ujarnya pada Media.

Mulai dari Hulu persoalan lahan kritis dan lima Domestik yang banyak di masyarakat, sampah jenis tertentu dari masyarakat dari data yang ada di kami di Satgas Citarum, perhari mencapai 100 ton jika dibuang ke citarum akan jadi masalah. Jangan merasa aman sebelum terjadi banjir, sungai Citarum ditargetkan di tahun 2018 Indeks kualitas Air 33, 43. Kita sudah selesaikan di tahun 2019 ini indeks kualitas Airnya mencapai 40,67. Dari luas DAS  Citarum 682 Hektar.

Untuk penanganan lahan kritis ada di provinsi ( diluar kawasan ) sedangkan yang didalam kawasan kewenangannya ada di pemerintahan pusat, ujar kabid PDAS Dishut Jabar. Data yang disampaikan terkait pertanian, Kehutanan, perkebunan baru 22 ribu yang dilaksanakannya dari 600 Hektar, masih sangat panjang kedepan sedangkan yang dibutuhkan mencapai 25 juta batang pohon kedepan sesuai perhitungan DAS Citarum, untuk itu kita harus terus berkolaborasi antara pemerintah, pegawai negeri sipil serta masyarakat, jelas para Narasumber.

(FRD)

Komentar

News Feed