oleh

Wagub Jabar Gelar Rapat Program ” Ajengan Masuk Sekolah “

Bandung, Prabunews.com – Wakil Gubernur Jawa Barat H. Uu Ruzhanul Ulum di damping Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, bersama Ketua MUI Jabar Prof . DR.  KH . Rahmat Syafei , LC .MA. menggelar rapat program Pemerintah Provinsi Jawa Barat, untuk pendidikan di satuan pendidikan berupa program ” Ajengan Masuk  Sekolah ” rapat dihadiri langsung oleh para pengelola pendidikan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, kabid PMA H .Yesa S , Hamiseno  , Kabid PKPLK . H. Nanang Nurwasid Para Kepala balai cabang dinas pendidikan bahkan Perwakilan Para ketua MUI Kabupaten dan Kota serta Yanbansos Yadi Sukmayadi, rencana program ajengan masuk sekolah sudah harus dilaksanakan pada awal bulan Februari 2020. (21/1/2020)

Menurut Wakil Gubernur Jawa Barat, untuk terlaksana program  AMS ini sebagaimana program Gubernur Jawa Barat H M. Ridwan Kamil, seiring dengan Visi dan Misi Jawa Barat ” Jabar Juara Sukses Lahir Batin ” bukan hanya sekedar pendidikan Lahir tapi Para Guru, Kepala Sekolah dan Siswa harus diberi ilmu Ukhrowi bukan sekedar duniawi. Direncanakan para pengajar memberdayakan para ajengan dilibatkan mencerdaskan Kehidupan Bangsa, tegas Wagub.

Paradigma guru harus diperbaiki tidak hanya mengejar nilai namun sudah saatnya mengenalkan akhlak melalui keagamaan, karena sangat prihatin ujar Wagub Jabar, saat ini hampir 70 % sampai 80 %, dari Siswa SMA tidak bisa baca Al Qur”an disamping itu program ini selaras dengan program pemerintah pusat diantaranya program Presiden RI yang didalamnya ada NAWACITA, menyangkut Karakter, Moral dan Akhlak. Dalam Pendidikan ditingkatkan Keimanan serta Ketaqwaan, Akhlak mulia juga Budi Pekerti, kriteria guru pihak MUI yang menentukan, tidak dilihat dari gelar dan pendidikan, yang jelas Ajengannya mampu bicara menyampaikan pelajaran , tanpa mengganggu kurikulum yang sudah ada, Tandas Wagub.

Dari semua bahasan yang di sampaikan Wakil Gubernur Jawa Barat, Ketua MUI Provinsi Jawa Barat Prof.DR, KH Rahmat Syafei menyampaikan masukan nya, jika dalam pendidikan dilaksanakan pembelajaran langsung dengan siswa, tidak berupa Dakwah Digital ini lebih baik, karena Guru akan Kontak Muka langsung dengan Siswa. Semoga terlaksana dengan Thoyibah sebagaimana disampaikan salah satu staff presiden pada saya, untuk Sumber Daya Manusia ( SDM ) di pendidikan bukan sekedar Teknologi saja tapi juga dibina Karakternya, untuk membina itu menjadi tanggung jawab kita semua, tegas Ketua MUI Jabar.

(FRD)

Komentar

News Feed