oleh

Psikologsi Child Abuse Dalam Pertunjukan Lost

Bandung, Prabunews.com – Berawal dari pengalaman pribadi, Lost berkisah tentang anak yang mengalami “Child Abuse” atau anak yang terkena kekerasan dari orang tuanya. Kekerasan anak itu sendiri ketika orang tua atau pengasuh, baik melalui tindakan atau gagal bertindak, menyebabkan cedera, kematian, cedera emosional atau resiko bahaya serius pada anak. (23/1)


Widyanti Puspita Sari sebagai choreographer sudah berkarya selama 12 tahun dalam dunia tari. “ Pertunjukan tari Lost ini memberikan gambaran anak yang mengalami Child Abuse, melalui gerakan tari perubahan emosi dan psikis sang anak ditampilkan apik” Ujar Widya. Pertunjukan tari kontemporer yang di gelar di ISBI Bandung ini mampu membius mata penonton dengan suguhan para penari yang membawa penonton ke dunia anak-anak. Sebagai salah satu fungsinya seni mengambil peran sebagai media pendidikan untuk para audiens nya, Lost berhasil menyadarkan betapa pentingnya pendidikan keluarga.

(SF)

Komentar

News Feed