oleh

INFO MEWABAHNYA VIRUS CORONA MERUPAKAN JENIS INFORMASI SERTA MERTA. BADAN PUBLIK WAJIB DENGAN SEGERA MEMBERIKAN INFORMASI KEPADA PUBLIK

Bandung, Prabunews.com – Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat, Ijang Faisal Saat Diwawancarai Media mengatakan: ada beberapa jenis informasi yang diatur di dalam UU Nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, salah satunya adalah Informasi yang Wajib Diumumkan secara Serta-merta. Di dalam pasal 10 ayat (1) disebutkan bahwa Badan Publik wajib mengumumkan secara serta-merta suatu informasi yang dapat mengancam hajat hidup orang banyak dan ketertiban umum. Kemudian didalam ayat (2) menyebutkan bahwa; Kewajiban menyebarluaskan Informasi Publik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disampaikan dengan cara yang mudah di jangkau oleh masyarakat dan dalam bahasa yang mudah dipahami. Senin (27/01/2020).

“Informasi mewabahnya virus corona adalah merupakan jenis informasi yang Wajib Diumumkan secara Serta-merta, karena penularan jenis virus tersebut dapat mengancam keselamatan orang banyak dan dapat mengganggu hajat hidup orang banyak pula” Ungkap Kang Ijang.

Kang Ijang mengatakan, “bahwa Badan Publik Pemerintahan di jawa barat, baik pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, maupun badan publik lainnya khususnya instansi yang terkait dengan pelayanan kesehatan masyarakat wajib menyikapi secara serius mengenai informasi mewabahnya penyebaran virus corona yang sedang menjadi perhatian dunia saat ini. Dan setelah itu mereka wajib dengan segera memberikan informasi akurat terkait informasi tersebut kepada publik.”

“Mewabahnya virus corona di beberapa negara tetangga harus disikapi secara serius dan penuh antisipasi bukan saja, oleh otoritas kesehatan pemerintah pusat, tetapi juga harus diantisipasi oleh pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten kota. Dinas-dinas kesehatan di daerah yang menjadi pintu masuk orang, khususnya di daerah-daerah perbatasan, harus lebih intens memastikan peredaran orang masuk secara steril. Termasuk daerah-daerah wisata, bandara, stasiun dan seluruh daerah perbatasan seperti pangandaran, pelabuhan ratu dan daerah lain yang dianggap punya potensi peredaran orang signifikan. Demikian juga dengan pihak Angkasa Pura, PT KAI dan maskapai penerbangan,” papar kang Ijang.

Perlu juga diwaspadai apakah virus corona tersebut dapat menyebar menggunakan media selain manusia, mengingat banyaknya barang masuk dari luar yang bisa dengan mudah berpindah tangan. Untuk itu langkah cepat harus segera diambil untuk memastikan virus corona tidak menyebar di daerah-daerah di Jawa Barat khususnya.

“Reaksi cepat tanggap darurat dibutuhkan warga negara” pungkas Kang Ijang.

(AA)

Komentar

News Feed