oleh

Jalur Bandung Ciparay Majalaya Lewat Sapan Lumpuh

Bandung, Prabunews.com – Cuaca hujan yang mengguyur sejumlah daerah di Jawa Barat berakibat aliran sungai meluap. Aliran sungai tersebut umumnya berinduk ke sungai Citarum. Sementara kondisi sungai Citarum yang saat ini masih dalam masa penataan dan pengerukan, masih belum mampu menampung kiriman air dari anak-anak sungainya yang ada di kabupaten kota di Jawa Barat. Bahkan di wilayah perbatasan kabupaten dan kota Bandung yang menjadi langganan luapan air sungai citarum kembali terjadi serta melumpuhkan arus lalu lintas.

Hasil pantauan Prabunews dalam dua hari ini di lapangan, dampak dari hujan yang mengguyur wilayah Kota dan Kabupaten Bandung selama 3 hari, sampai hari ini (25/1/2020), jalan raya derwati kota Bandung ke Majalaya lewat Sapan Kabupaten Bandung maupun sebaliknya, nyaris lumpuh. Genangan air yang melimpah ke jalan raya, mulai dari pertigaan derwati Kota Bandung sampai terminal Sapan Kabupaten Bandung nyaris tidak bisa dilewati kendaraan pribadi dan kendaraan umum maupun sepeda motor. Karena ketinggian genangan air dijalan raya tersebut mulai dari 20 sampai dengan 90 cm lebih. Namun genangan tersebut, bagi pengguna sepeda motor yang tidak mengenal jalur alternatif tetap dilibas walaupun harus mendorong sejauh 1 km lebih. Sedangkan karyawan pabrik, baik masuk maupun pulang kerja rela berbasah basahan, karena angkutan umum trayek sapan ciwastra dan majalaya gedebage yang biasa mereka gunakan, sudah dua hari ini ( 24 – 25/1/2020) tidak bisa beroperasi.


Prabunews sempat menelusuri jalur alternatif berdasarkan informasi masyarakat terdampak , yaitu untuk menuju Sapan, Ciparay dan Majalaya bisa melalui daerah perkampungan Ciluncat dan keluar di wilayah Sumbersari atau jalan raya Sapan Majalaya. Kondisi jalannya cukup bagus, tapi hanya bisa dilalui kendaraan kecil pribadi dan sepeda motor. Untuk melewati jalur alternatif tersebut, dari arah Ciwastra, Gedebage, Derwati sebelum jembatan tol padaleunyi belok kiri melintasi Kantor Uji Kendaraan Dinas Perhubungan. Ketika melintasi jalur ini kalau malam hari harus ekstra hati hati karena masih minim penerangan. Halaman Tempat Uji Kendaraan Kantor Dinas Perhubungan dan sejumlah warung makanan sekitarnya tak luput dari genangan air, yang mencapai ketinggian sekitar 30 cm.


Kondisi genangan air sampai berita ini diturunkan, belum ada tanda tanda surut yang signifikan. Beberapa warga dan pemuda yang siaga di halaman Kantor Desa Tegalluar ,yang luput dari genangan air, kepada prabunews yang enggan disebutkan namanya, memprediksi dan berharap genangan banjir besok bisa cepat surut apabila malam ini tidak turun hujan deras, serta tidak ada air kiriman akibat hujan didaerah lain.

Selain lintas derwati majalaya, daerah Palasari Dayeuhkolot juga terputus akibat genangan ketinggian air yang merendam permukaan jalan.

(Mz)

Komentar

News Feed