oleh

Longsor di Cilipung Menelan Korban Jiwa

Sumedang, Prabunews.com – Hujan deras yang terus mengguyur Sumedang mengakibatkan meluapnya air sungai di beberapa daerah di wilayah Kabupaten Sumedang, termasuk sungai Cipicung yang ada di daerah Cilipung Kelurahan Pasangrahan Kecamatan Sumedang selatan, bahkan akibat dari naiknya luapan air sungai cipicung tersebut terjadi bencana longsor  yang menghanyutkan areal pesawahan di sekitar sungai, selain itu bencana tersebut menelan korban jiwa, terjadi sekitar pukul 15.00 pada Minggu 26/01/2020.

Menurut salah seorang warga Asep, mengatakan,” dalam kejadian bencana alam ini terdapat empat orang korban jiwa, pada saat kejadian mereka itu ada dilokasi kejadian diantaranya ada yang sedang mencari air bersih, sedang menggembala ternak bebek dan yang sedang panen, saat kejadian mereka tidak bisa menyelamatkan diri sebab kejadiannya cepat dan tidak disangka-sangka, sehigga mereka terbawa arus air sungai yang bercampur dengan tanah longsoran,” terangnya. Selanjutnya, menurut informasi yang ia terima keempat korban itu 2 orang dinyatakan meninggal diketahui bernama Apong (50), dan Elan 65 sedangkan  2 orang lagi Dani (60) dan Uum (50) dinyatakan kritis.

Sebelumnya korban tersebut sudah dievakuasi oleh pihak BPDB. Hal ini dibenarkan oleh Yedi, Kasie Bencana Logistik saat dikomfirmasi melalui WhatApps. Menurutnya,” saat pihak kami menerima laporan ada bencana longsor di daerah Cilipung, kami langsumg menuju lokasi dan mendapati ada 4 orang korban jiwa, maka kami segera mengevakuasi korban ke Rumasakit Umum Daerah Sumedang (RSUD), selain itu kami juga menghimbau kepada seluruh masyarakat dalam situasi cuaca seperti ini agar selalu waspada dan segera melapor bila terjadi bencana alam,” ujarnya.

Hal senada juga diterangkan pihak Rumasakit, yang menerangkan bahwa memang ada korban bencana alam longsor yang dibawa oleh pihak BPBD sebanyak 4 orang, untuk hasil pemeriksaan benar 2 orang korban dinyatakan meninggal, dan 2 orang lagi kritis namun saat ini kondinya sudah membaik dan sekarang sudah memasuki ruang perawatan.

(RH/END)

Komentar

News Feed