oleh

Mengenang Kembali Tragedi DI/TII dalam Pertunjukan Pager Bitis

Bandung, Prabunews.com – Dari latar belakang yang diambil berasal dari kesejarahan DI/TII pada tahun 1960an di kampung Rancadarah, kabupaten Purwakarta.

Rancadarah dijadikan markas utama kediaman DI(darul islam) /TII (Tentara Islam Indonesia). Laki-laki yang akrab dipanggil Iky ini mecurahkan emosi dan idenya dalam sebuah pertunjukan berjudul “Pager Bitis”. (1/2)

Baca juga : Psikologsi Child Abuse Dalam Pertunjukan Lost

“Keberadaan DI sebenernya sangat kejam bahkan Kaka dari kakek saya di tembak mati dihadapan kakek saya karena melakukan perlawanan terhadap anggota DI/TII/ gerombolan.” Ujar Iky.

“Pager Bitis” ini merupakan operasi militer TNI dan masyarakat sekitar rancadarah (dan kota-kota yang terdapat DI/TII ) untuk mengakhiri pemberontakan dengan mengepung markas gerombolan.

Pertunjukan ini dibawakan oleh seorang penari tunggal. Dengan apik dan indah penari menyuguhkan bagaimana emosionalnya perlawanan terhadap bangsa sendiri pada saat itu. Pertunjukan yang berdurasi 10 menit ini menyadarkan kembali kita pada rasa Nasionalis terhadap bangsa.

(SF)

Komentar

News Feed