oleh

Anak Sungai Citarip masih Sakit dengan Sampah

Bandung, Prabunews.com – Budaya peduli lingkungan bagi sebagian masyarakat kota ini ternyata masih menjadi barang yang mahal.

Manakala ada bencana ekologis termasuk banjir pada umumnya semua berteriak meluapkan keluhannya.

Namun tanpa disadari bahwa sebagian dari masalah lingkungan itu justru berasal dari budaya sebagian saudara kita.

Hal itu tergambar dari sebuah potret anak sungai di Wilayah yang sering bermasalah dengan banjir itu, tepatnya di daerah jalan Kopo Citarip, kelurahan Kopo Kecamatan Bojong loa Kaler.

Baca juga : Kota Bandung belum akan Terapkan E-Tilang

Pagi ini (12/2) petugas dari DPU UPT Wilayah Tegallega melakukan pembersihan anak sungai dan gorong-gorong yang sangat penuh dengan sampah.

Petugas harus bersusah payah membersihkan dan mengangkat jejak ketidakberadaban sebagian warga kota ini.

Dari kegiatan pemberaihan area anak sungai tersebut dihasilkan banyak sekali sampah yang apabila hujan besar, memang menjadi bagian dari penyumbatan saluran dan berujung pada banjir itu sendiri.

Sepertinya sudah banyak upaya yang digulirkan oleh kota yang terkenal dengan segudang kreatifitasnya melalui program-program dari SKPD, ada kangpisman, ada program Kotaku dan banyak lagi program yang mengarahkan pada perubahan budaya positif tentang memaknai hidup yang harus berselaras dengan lingkungan.

Namun apabila kenyataan masih seperti ini, entah pada bagian mana yang harus diperbaiki ?

(Kang Amat)

Komentar

News Feed