oleh

Pendidikan Keluarga Dalam Teater “ Ayahku Pulang”

Bandung, Prabunews.com – Ayahku pulang berkisah tentang seorang suami yang meninggalkan tiga orang anak dan seorang istri dalam keadaan ekonomi kekurangan. Setelah dua puluh tahun lamanya, Raden Salah kembali pada keluarganya.

Dengan apik Muhammad Yusuf sebagai sutradara menggarap drama ayahku pulang, terlihat setting panggung yang menampilkan rumah yang sederhana. Disertai dengan permainan aktor yang membawa penonton hanyut dalam permainan kata-kata dan usasana pertunjukan. Senin (17/2/2020)

“.Ayahku pulang adalah karya Usmar Ismail. Naskah ayahku pulang mungkin termasuk naskah yang mudah di pahami secara cerita, namun naskah ayahku pulang ini memiliki konflik batin yang sangat menarik. Pada konflik inilah yang menjadi daya tarik tersendiri dalam naskah ayahku pulang karya Usmar Ismail.

Naskah ayahku pulang ini sangat dekat dengan realitas kita sebagai orang Indonesia. Dengan suasana lebaran yang sangat meriah dalam perayaannya (gema takbir) sebagai salah satu contohnya” Ujar Yusuf.

Baca juga : Pencak Silat mewarnai Panggung ”Naratas Kana Budaya Sunda“

“Naskah ayahku pulang ini memiliki kisah yang ringan tetapi menguras emosi, bagaimana keadaan sebuah keluarga yang hangat pada suasana lebaran, yang lebih menyayat lagi adalah pada saat terdengar kumandang takbir.” Ujar Hasna aktor yang memainkan peran istri.

Pertunjukan ini memberikan makna bagaimana peran seorang ayah yang dapat menciptakan keharmonisan, sebuah pesan yang penting untuk membangun sebuah keluarga.

Keluarga yang harmonis dan berkualitas yaitu keluarga yang rukun berbahagia, tertib, disiplin, saling menghargai, penuh pemaaf, tolong menolong dalam kebajikan, memiliki etos kerja yang baik, bertetangga dengan saling menghormati, taat mengerjakan ibadah, berbakti pada yang lebih tua, mencintai ilmu pengetahuan dan memanfaatkan waktu luang dengan hal yang positif dan mampu memenuhi dasar keluarga.

(SF)

Komentar

News Feed