oleh

Mbah Garut Mulai menampakan Auranya

Bandung, Prabunews.com – Satu lagi area yang merupakan aset pemerintah kota Bandung, yang selama ini hampir tidak tersentuh agenda memaknakan lingkungan, sekarang mulai disentuh melalui program rehabilitasi.

Bukit Mbah Garut (BMG) yang berlokasi tepatnya di RW 09, Kelurahan Cisurupan Kecamatan Cibiru, Jumat 6/3 mulai dimaksimalkan pengelolaannya.

Dilokasi area yang bersebelahan dengan Bukit Mbah Celeng yang lebih dulu dikelola, Bukit Mbah Garut mulai dilakukan berbagai penetrasi pengelolaannya.

Dimulai dengan pembuatan akses jalan dan track bersepeda, pembuatan kolam retensi juga dilakukan penanaman berbagai jenis pohon yang tidak sedikit jumlahnya.

Kurang lebih ada 3000 pohon kopi (Dishut Jabar), 1000 polibag sereh wangi dan skar wangi (berasal dari area pembibitan Cisanti) juga ada 1000 bibit bambu (dari alumni ITB ang.95)

Didi Ruzwandi, KadisPU Kota Bandung mengatakan bahwa Tujuan pelaksananaan kegiatan ini sebagai bagian dari aktualisasi
program rehabilitasi lahan kritis yang berujung untuk memperbaiki lingkungan ekologi di cekungan bandung.

Adapun yang terlibat dalam kegiatan ini diantaranya :  Dinas Kehutanan Prov Jabar, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura prov jabar, Dinas Perkebunan prov jabar, Sektor 22 Citarum Harum, DPU Kota, DPKP3, Dispangtan dan DLHK.

Sementara Konsep pengelolaan yang diaplikasikan di lokasi BMG adalah pola rehabilitasi Wanatani (Agroforestry) dimana disela-sela tanaman lindung (yg ditanam tanaman produktif buah-buahan) ditanam tanaman pertanian produktif kopi dll.

Selain unsur tersebut diatas yang terlibat hadir juga masyarakat khususnya petani penggarap Dan komunitas Gowes Baraya Bandung berperan sebagai fasitator dan booster kegiatan, lanjut Didi R.

Sementara luas lokasi yg sudah siap tanam 2 ha, tapi masih ada peluang penambahan 2 ha lagi.

Semoga dengan semakin banyaknya program yang bermuara kepada peletarian, pengelolaan dan pemberdayaan alam berbasis kolaborasi akan hadir sebuah benang merah tentang masih adanya masyarakat yang mencintai kotanya agar semakin menjadi kota yang layak huni karena besarnya keberpihakan pada alam tersebut.

(Kang Amat)

Komentar

News Feed