oleh

SMK Mahardi Tebus Ijasah dengan KTP

Kab. Bandung Barat, Prabunews.com – Rabu 11/03/2020 suara si miskin tidak usah bersekolah ternyata berlaku juga pada saat Indonesia telah merdeka selama 75 tahun, hal ini dialami oleh salah satu alumni SMK Mahardika yang beralamat di Batujajar Kabupaten Bandung Barat, Agung seorang siswa yatim piatu yang berusaha selama 7 tahun untuk mendapatkan ijazah yang dikeluarkan SMK Mahardika, kini dia dapat tersenyum dan bernafas lega sambil memeluk ijazah, ucapnya.

Disampaikan Yusup Ketua LSM LP2N ketika mencoba membantu menjembatani mengambil ijazah tersebut “Sekolah ini sama sekali tidak ada kebijakan walaupun kami sudah menyampaikan bahwa yang bersangkutan adalah yatim piatu yang mempunyai tanggungan adiknya yang masih sekolah di SMP, tuturnya.

Baca juga : “GeMerCiK ” Gerakan inovasi Warga SMP Negeri 1 Bandung

Sehingga berat sekali baginya untuk bisa membayar tunggakan sebesar Rp.1.000.000.- (satu juta Rupiah)” Padahal waktu itu kami berkoordinasi dengan Ketua Yayasan (Drs.Tatang Suherman) dan Kepala Sekolah (Nia Herdiani) untuk mencicil tunggakan karena ijazah tersebut diperlukan untuk mendapatkan pekerjaan tapi mereka sama sekali tidak memberikan kebijakan dan tunggakan tersebut harus tetap dibayarkan, ucapnya.

Akhirnya dengan perbincangan yang cukup panjang kami membayar cicilan sebesar Rp. 300.000 dan menyimpan KTP sebagai jaminan, agar pihak sekolah mau memberikan ijazahnya.

Sekolah ini memang terkesan tertutup setelah tersangkut kasus beberapa tahun lalu seakan alergi terhadap rekan media dan LSM, bahkan hampir semua sekolah lanjutan di Bandung Barat setelah di alihkan ke Provinsi terkesan tertutup dan bersih padahal sangat mungkin didalamnya terdapat penyimpangan, tegasnya.

Semoga ini menjadi catatan bagi Gubernur Jawa Barat untuk mengembalikan Sekolah pada lembaga yang ramah lingkungan terutama kepada rekan sosial kontrol.

(isyani)

Komentar

News Feed