oleh

Di Sindangkerta 2 Kampung Tertimbun Tanah Longsor

Bandung Barat, Prabunews – Lokasi pergerakan Tanah Longsor di Desa Mekarwangi, Kecamatan Sindangkerta. Akibat tingginya curah hujan, dua buah kampung di wilayah Desa Mekarwangi, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat (KBB), tepatnya di RT03 RW05 Kampung Cidadap, dan RT01 RW09 Kampung Ciringguy, mengalami longsor pada hari Minggu, (22/03/2020).

Lokasi pertama, RT03 RW05 Kampung Cidadap, Desa Mekarwangi, Kecamatan Sindangkerta, pada pukul 00.00 WIB, telah terjadi pergerakan tanah seluas 150 m2 yang berdampak 5 (lima) rumah terancam dan 1 (satu) sarana olahraga lapangan volly tertimbun rusak berat. Senin (23/3/2020).

16 orang dari penghuni 5 (lima) rumah yang terancam tersebut adalah milik Anwar (37) terdapat 3 jiwa, Dahlan (35) 3 jiwa, Ade Rahya (47) 4 jiwa, Hadli (76) 2 jiwa, dan rumah Anwar (43) sebanyak 4 jiwa.

Sehubungan dengan luas pergerakan tanah, pihak Desa memohon untuk di kaji oleh Tim Geologi dan mohon dipasang rambu peringatan waspada pergerakan tanah atau longsor.

Sementara lokasi kedua, RT01 RW09 Kampung Ciringguy, Desa Mekarwangi, Kecamatan Sindangkerta, pada pukul 00.00 WIB, telah terjadi longsor yang berdampak 1 (satu) rumah tertimbun rusak berat, dan 10 (sepuluh) rumah terancam yang mengakibatkan kerugian materi dan tidak terdapat korban jiwa.

Rumah yang terancam tersebut adalah milik Mamang Supriyatna (41) dengan jumlah 4 jiwa, yang kini sudah mengungsi ke rumah kerabatnya.

Menurut Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB yang ada di lapangan, saat ini yang dibutuhkan adalah bantuan logistik yang harus segera dikirimkan.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD KBB Duddy Prabowo mengatakan, bahwa 2 Petugas yaitu Rudi W (Darlog) dan Sandi R (RR) sudah berada di lokasi kejadian dan memberikan beberapa laporan terkait hal ini.

“Berdasarkan laporan dari lapangan, Tim BPBD dan unsur terkait yang meliputi Babinsa Koramil Sindangkerta, pihak Kecamatan dan Desa sudah mengambil tindakan mengevakuasi warga terdampak dan barang-barang yang masih bisa di selamatkan dan menghimbau warga terancam agar waspada bila terjadi turun hujan kembali dengan intensitas tinggi, karena di khawatirkan terjadi pergerakan tanah dan longsor susulan”, Duddy melalui layanan pesan singkat WhatsApp. tegasnya(isyani)

Komentar

News Feed