oleh

Stok Darah di PMI Kota Bandung Menipis Drastis

Bandung, Prabunews.com – Dampak pandemi COVID-19 tidak pilih-pilih jabatan maupun tingkat ekonomi, termasuk instansi pemerintah yang tugasnya bersifat sosial juga terkena imbasnya, seperti yang dialami Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung. Stok darahnya dalam kurun waktu 14 hari terakhir turun drastic dan per 25 Maret 2020 hanya tersedia 29 labu.

Menurut Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Bandung, Uke Muktimanah, untuk menjaga stok darah aman, berbagai upaya terus dilakukan, tetapi sejak keluarnya instruksi Gubernur Jawa Barat dan Walikota Bandung, jumlah pendonor terus menurun. Stok darah yang tersedia dalam sehari biasanya tidak kurang dari 300 sampai 500 labu.

“Namun untuk per hari (Rabu, 25/3/2020) ini saja sisa dari stok darah hanya 29 labu saja,” ujar Uke.

Terhadap kondisi tersebut, berbagai upaya terus dilakukan PMI Kota Bandung, seperti mengundang para pendonor  yang biasa rutin mendonorkan darahnya diundang melalui telepon, WA dan media social lainnya. Bahkan dilakukan juga dengan mengunjungi langsung calon pendonor.

Sementara kegiatan Donor Darah Rutin yang berlangsung hari ini, Rabu 25 Maret 2020, dilakukan PT Matra Sinar Sakti Nusantara  Jalan Jend. Ahmad Yani No.726, Kel. Cicaheum, Kec. Cibeunying Kidul, Kota Bandung. Program ini bisa membantu memenuhi stok darah yang kian menipis akibat jumlah pendonor mengalami penurun dampak pandemi COVID-19.

“Namun lagi-lagi kami mendapat banyak kendala. Karena tidak sedikit pendonor yang menolak dengan alasan khawatir akan kondisi tubuh menurun dan terjangkit virus corona, demikian pula halnya dengan perusahaan-perusahaan yang biasanya karyawannya rutin  mendonor, sejak pandemi COVID-19, banyak perusahaan yangmembatalkan kegiatan donor,” ujar Uke.

Saat ini stok darah jenis PRC di Unit Transfusi Darah PMI Kota Bandung per tanggal 25 Maret 2020 sebanyak 29 labu. Untuk darah Golongan A tersedia 8 labu, golongan B ada 5 labu, golongan O sebanyak 14 labu dan golongan AB tersedia 2 labu.

(Mz)

Komentar

News Feed